Berhubungan dengan niat untuk terjun dalam bidang perSEOan. Banyak Pakar SEO yang mewanti-wanti persoalan backlink.
Buatlah backlink sewajarnya!
Setelah mendengar kata diatas, timbullah sebuah pertanyaan bagi
blogger baru seperti saya ini. Memangnya ada orang yang mencari backlink itu tidak wajar? kalaupun ada, seperti apa cara yang dilakukan seorang webmaster tersebut? dan apa saja imbasnya?
Lagi-lagi google search membantu saya untuk jalan keluar atas permasalahan ini. Saya cari dengan keyword "contoh backlink yang tidak wajar". Kemudian, muncullah 10 list situs yang relevan dengan apa yang saya cari. Saya baca satu-persatu sampai 10 page terbaca tuntas.
Dari referensi yang saya baca itu, ternyata frasa yang banyak muncul adalah Over Optimization, Penalty, Algoritma google yang meliputi panda, sanbox, penguin, dance, banned, dan Spam.
Wah, aneh bin membingungkan. Masa jawabannya hanya efeknya saja, tipsnya tidak ada sama sekali. Padahal kata
Natural Link Back sangat disarankan oleh seluruh Ahli SEO yang saya temukan. Untuk saudara yang punya banyak pengalaman tentang topik ini, saya sangat berterima kasih jika mau nyumbang pengetahuan.
Saya ingin sekali memberikan backlink pada blog ini. Baru mau memulai, ternyata tipsnya tidak diungkap oleh para
Guru SEO Indonesia. Mungkin SEO benar-benar mahal kali ya. Sehingga sangat dirahasiakan.
Untuk sementara, saya akan melakukan inisiatif untuk persoalan backlink ini. Kalau backlink yang mempunyai authority dari google itu sudah pasti meski yang baru saya punya hanyalah berpagerank 1-2, tapi ini adalah masalah pengasupan backlink tiap harinya.
Berapakah backlink yang harus saya berikan home or page blog ini tiap harinya? Sebab, hal ini mengacu pada persoalan natural. Maka saya coba untuk memberikan jadwal nge-backlink.
Saya berkomitmen untuk memberikan 25 link back tiap hari. Apakah ini bisa dikatakan natural? Tentu saja belum. Masih ada penjadwalan.
Dalam satu hari saya melek kurang lebih 17 jam. Tepatnya, bangun pada pukul 12 malam. Biasalah, kebiasaan sholat tahajjud. Karena saya orang islam. Biasanya pukul 12.00 - 15.00 WIB saya tidur, setelah itu ke sawah untuk mengecek tanaman sampai pukul 17.00 WIB, Sehabis Sholat isyak, saya berkeluh kesah dengan keluarga sampai 21.00 WIB, kemudian tidur.
Jadi, saya punya waktu untuk online tepat pada pukul 1 dini hari sampai pukul 11 siang. Berarti waktu saya untuk duduk di depan komputer sekitar 10 jam. Nah, dalam memberikan backlink ini, akan saya bagi dalam 10 jam.
Pukul 01.00; 5 backlink, pukul 03.00; 5 backlink, pukul 06.00; 5 backlink, pukul 09.00; 5 backlink, dan pukul 11.00; 5 backlink. Jadi semuanya berjumlah 25.
Mungkin yang seperti ini yang bisa dikatan natural. Jika saya menjadi google. Kemudian ada salah seorang webmaster yang memberi asupan backlink kepada blognya 25 backlink perhari namun waktu yang ia pakai hanya dalam jangka waktu 10 menit, pasti saya menganggap bahwa ia adalah robot. Why? jawabannya adalah terlalu singkat. Saya pikir, yang natural itu adalah suatu hal yang sangat wajar.
Karena ini hanya asumsi saya pribadi. Bisa saja ada webmaster yang sudah berpengalaman dan hebat dengan metode mencari backlink 1000 per jam dalam satu hari. Dan itupun bisa mendongkrak SERP.
Kalau saya sih ngikutin apa kata senior di indonesia saja lah. Syukur-syukur kalau nemu page yang berpagerank 7-10, kan enak bisa ngasi backlink 1 perhari.
Dan yang terakhir, siapapun yang telah membaca artikel ini. Jika saudara adalah blogger pemula, saya tidak menyarankan inisiatif saya diatas. Dan kalau yang membaca artikel ini adalah orang yang sudah mapan ilmu SEO-nya, jangan segan untuk berbagi.
Sebab, saya adalah blogger baru yang ingin mengikuti arahan-arahan dari para senior untuk bisa ngeblog seperti cara yang para senior lakukan.
Semoga, artikel tentang
metode mencari backlink ini bisa membuahkan jawaban lewat komentar-komentar para suhu.
Catatan: Motivasi dalam pembuatan artikel ini karena saya sedang mengikuti Kontes SEO Margahayuland. Saya ingin berkompetisi dan mengasah skill SEO.